Ponpes Tanwirul Qulub Gratiskan Semua Biaya Sejak 2016

Suasana Pondok Pesantren Tanwirul Qulub

PWIMALANGRAYA - Yayasan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) pondok pesantren (ponpes) Tanwirul Qulub menggratiskan semua biaya, mulai makan, syariah, bahkan sekolah gratis bagi anak yang ingin menyantri di ponpes tersebut.

Pengasuh sekaligus pemilik Ponpes Tanwirul Qulub, Ngijo, Karangploso Imam Safii mengatakan, sejak berdiri hingga sekarang ponpes ini tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah.

"Saya tidak pernah buat proposal. Jadi, tidak dapat bantuan. Pernah buat proposal permohonan bantuan, tapi gagal, akhirnya kapok. Sampai sekarang tidak dapat bantuan dari pemerintah," ungkapnya, saat ditemui di awak media, Sabtu (20/3).

Pria yang akrab disapa Gus Imam inu menjelaskan ponpes ini berdiri di atas lahan persawahan milik keluarga, yang mulai dirintis sejak kisaran tahun 2016 silam.

Semenjak awal berdiri, Ponpes Tanwirul Qulub ini tetap konsisten untuk tidak memungut biaya apa pun kepada para santrinya, sampai sekarang memiliki sekitar 40 santri.

”Berdiri sejak tahun 2016. Sejak awal berdiri, sudah gratis. Mulai dari makan, sekolah, hingga belajar ilmu di pondok, semuanya gratis. Sekitar 40 santri menimba ilmu di sini," jelasnya.

Menurut Gus Imam, para santri yang menimba ilmu di PPAI Ponpes Tanwirul Qulub ini mayoritas anak yatim-piatu dan dari keluarga tidak mampu.

"Sesuai cita-cita saya, ponpes ini gratis, dengan menggratiskan semua sama dengan membantu para yatim, piatu, masyarakat fakir dan miskin yang ingin menyantri," tegasnya.

Sebagai informasi, saat ini sudah ada 102 anak yang ingin menimba ilmu di Ponpes PPAI Ponpes Tanwirul Qulub yang beralamat di Desa Ngijo, Karangploso.